taukah hal yang pasti itu
sudah diketahui sedari dulu
hal yang pasti datang menyapa dalam rasa cepat lama dan sakit
sedari dulu kita harus sadar sebelum jiwa ini melewati kerongkongan
sebelum ingatan ini dihapus dari raga
sebelum kita hanya melihat timbangan
tersenyum menyapanya yang lain
bersedih menumpah air mata
lumrah sebagai simbol
tetapi rela menyapa yang pasti
bukan kah yang pasti itu ada didepan mata
bukan kah kita punya kewajiban menyapanya
sebelum senyuman dan sakit 1000 tebasan pedang datang
mari tersenyum menebar kebaikan
tersenyum melihat senyuman dalam hati mereka